Mantra Sakti Dukun Teknologi

Apa Itu Prosesor, Pengertian, Jenis Dan Fungsinya Pada Komputer Versi Dukun Tekno



Apa itu prosesor? Prosesor adalah mesin penghitung, ibarat kalkulator tetapi dengan memori ia mampu menghitung berkali-kali bilangan yang telah ia simpan pada memori dan menguba nilai pada bilangan tersebut. Pada Komputer jika anda melihat sebuah komponen yang di gencet ama Fan/Kipas maka dibawahnya itu merupakan Prosesor. Prosesor ada macam-macam bentuknya dan biasanya mengikuti bentuk socket atau tempat dimana prosesor akan ditanam pada papan motherboard. Prosesor di apit ama Fan Heatsink karena ia menghasilkan panas dari frekuensi aliran listrik yang bergesekan dengan atom-atom logam di dalam sirkuit prosesor itu sendiri dan fungsi fan heatsink adalah membuang panas dai prosesor.

Kinerja

Banyak hal yang bisa di jadikan patokan atau faktor untuk menentukan kinerja, seperti clock speed atau frequensi prosesor. dimana prosesor 4.2GHz lebih cepat dari 2GHz.
Selain itu arsitektur dimana prosesor terbaru biasanya datang dengan modul yang lebih sederhana dan efisien. sehingga untuk mengukur kinerja prosesor anda bisa melihat keluarga model dan nomor model. misalnya core i5 lebih cepat dari core i3 walaupun core i5 memiliki frequensi lebih rendah, ini dikarenakan modul pada core i5 lebih efesien dalam melakukan perhitungan.

Bagian-Bagian Prosesor

Didalam sebuah prosesor terdapat beberapa unit kecil yang membentuk kerja sebuah prosesor, yaitu :

Unit Control, adalah unit utama dari sebuah prosessor yang mengontrol program dan kinerja semua bagian prosessor.
Register, adalah sebuah memori kecil yang bersifat sementara dengan kecepatan yang sangat tinggi yang digunakan untuk menyimpan data yang sedang diproses.
ALU, yaitu unit yang melakukan penghitungan aritmatika dasar dan operasi logika boolean seperti membandingkan nilai, contoh 2 > 1. Ada dua macam ALU yaitu ALU aritmatika dan ALU boolean. Selain itu, ALU juga berfungsi mengambil keputusan terhadap operasi logika yang diproses.
CPU interconnection (BUS), adalah sistem koneksi yang menghubungkan CPU dengan bagian-bagian komputer lain melalui perantara chipset.

Jenis Prosesor

Jika dilihat arsitektur ada beberapa jenis prosesor yang cukup populer yaitu x86 milik intel, AMD64 Milik AMD, dan ARM milik ARM milik ARM Holding.

x86
Arsitektur ini dikenal dengan nama x86 karena awal penamaan dari keluarga arsitektur ini memiliki nomor model yang diakhiri dengan urutan angka "86": prosesor 8086, 80186, 80286, 386, dan 486. Karena nomor tidak bisa dijadikan merek dagang, Intel akhirnya menggunakan kata Pentium untuk merek dagang processor generasi kelima mereka.

Arsitektur ini telah dua kali diperluas untuk mengakomodasi ukuran word yang lebih besar. Pada tahun 1985, Intel mengumumkan rancangan generasi 386 32-bit yang menggantikan rancangan generasi 286 16-bit. Arsitektur 32-bit ini dikenal dengan nama x86-32 atau IA-32 (singkatan dari Intel Architecture, 32-bit). Kemudian pada tahun 2003, AMD memperkenalkan Athlon 64, yang menerapkan secara lebih jauh pengembangan dari arsitektur ini menuju ke arsitektur 64-bit, dikenal dengan beberapa istilah x86-64, AMD64 (AMD), EM64T atau IA-32e (Intel), dan x64 (Microsoft).

AMD64
AMD64, atau x86-64 atau juga x64 adalah sebuah arsitektur set instruksi prosesor yang dibuat oleh Advanced Micro Devices Corporation atau disingkat AMD. Arsitektur ini merupakan tambahan dan pengembangan lebih lanjut dari arsitektur prosesor x86, yang didukung secara langsung. Set instruksi AMD64, saat ini digunakan oleh AMD Athlon 64, AMD Athlon 64 FX, AMD Athlon 64 X2, AMD Opteron, AMD Turion 64, dan AMD Turion X2. Set instruksi itu adalah telah terdapat beberapa instruksi, seperti MMX(+), 3DNow!, SSE, SEE2, SSE3, x86-64 dan khusus Athlon juga ditambahkan Pacifica yang merupakan teknologi virtualisasi yang dikembangkan AMD, yang berbeda dengan set instruksi Vanderpool milik Intel.

Set instruksi AMD64, yang pada awalnya disebut dengan x86-64, adalah ekstensi terhadap arsitektur prosesor x86 agar membuat prosesor x86 (yang aslinya 32-bit) dapat menjadi prosesor yang bersifat 64-bit. Seperti diketahui, prosesor 32-bit hanya dapat mengakses memori fisik hingga 4 GB secara langsung, dan untuk kebutuhan masa depan, ukuran 4 GB dirasa tidak cukup. Untuk itulah, AMD membuat eksensi terhadap arsitektur x86.

set instruksi ini cukup sukses di pasaran, mengingat dapat menjadikan prosesor x86 menjadi sebuah prosesor 64-bit. Akibat kesuksesan tersebut, Intel pun mengadopsinya, dan menamainya menjadi EM64T setelah melakukan beberapa perubahan di beberapa sisi, meski perubahannya tidak terlalu signifikan.

ARM
Arsitektur ARM merupakan arsitektur prosesor 32-bit RISC yang dikembangkan oleh ARM Limited. Dikenal sebagai Advanced RISC Machine di mana sebelumnya dikenal sebagai Acorn RISC Machine. Pada awalnya merupakan prosesor desktop yang sekarang didominasi oleh keluarga x86. Namun desain yang sederhana membuat prosesor ARM cocok untuk aplikasi berdaya rendah. Hal ini membuat prosesor ARM mendominasi pasar mobile electronic dan embedded system di mana membutuhkan daya dan harga yang rendah.

Pada tahun 2007, sekitar 98% dari satu miliar mobile phone yang terjual menggunakan setidaknya satu buah prosesor ARM. Dan pada tahun 2009, prosesor ARM mendominasi sekitar 90% dari keseluruhan pasar prosesor 32-bit RISC. Prosesor ARM digunakan di berbagai bidang seperti elektronik umum, termasuk PDA, mobile phone, media player, music player, game console genggam, kalkulator dan periperal komputer seperti hard disk drive dan router.

Lisensi arsitektur ARM dimiliki oleh Alcatel, Atmel, Broadcom, Cirrus Logic, Digital Equipment Corporation, Freescale, Intel melalui DEC, LG, Marvell Technology Group, NEC, NVIDIA, NXP Semiconductors, OKI, Quallcomm, Samsung, Sharp, ST Microelectronics, Symbios Logic, Texas Instruments, VLSI Technology, Yamah dan ZiiLABS.

Dan itulah jenis-jenis dan fungsi prosesor komputer, semoga menambah wawasan dan bisa menjadi dasar dalam memilih prosesor. Yang perlu diketahui adalah saat ini hampir semua prosesor yang ada dipasaran sudah termasuk jenis prosesor 64 bit, jadi sebaiknya kita memilih sistem operasi 64 bit agar kerja prosesor dapat optimal. Tentang apa itu sistem operasi 64 bit insyaAllah akan dijelaskan pada artikel selanjutnya.