Tips Memilih Prosesor Gaming Murah Masa Kini Dukun Tekno

Tips Memilih Prosesor Gaming Murah Masa Kini

Anda mungkin berencana untuk merakit sendiri komputer gaming, tetapi masih bingung tentang spesifikasi prosesor yang harus dipakai. Setiap prosesor datang dengan spesifikasinya sendiri-sendiri, mulai dari core, thread, clock speed, fitur dan lain sebagainya. Sehigga disini anda dituntut untuk mengerti bagaimana sebenarnya fungsi-fungsi pada tiap spesifikasi diatas. Oke, sekarang kita akan mempelajari apa fungsi-fungsi pada tiap-tiap istilah spesifikasi pada prosesor seperti yang Dukun Tekno sebutkan di atas. Terutama fungsi prosesor itu sendiri dalam memberi pengaruh terhadap performa gaming.

Pemahaman Performa
Ada beberapa hal yang dapat dijadikan sebagai patokan untuk mengukur kinerja prosesor.

Apa Jumlah Core Menentukan Performa?
Ini yang menjadi kesalahan pemikiran banyak orang, bahkan seorang teknisi yang berpengalaman sekalipun. Anda pasti mengira bahwa semakin banyak jumlah corenya semakin baik kinerjanya. Bisa jadi IYA, tetapi bukan itu tujuan utama prosesor bermulti core dibuat.

Kita pahami dulu arti core itu sendiri, Core adalah unit pemrosesang yang independen dan bekerja secara pararel, independen artinya ia dapat melakukan tugas sendiri tanpa bantuan core yang lain. Sebuah proses bisa dikerjakan sampai selesai hanya dengan satu core saja. ummunya tiap core akan berkomunikasi dengan core yang lain jika proses yang ia kerjakan juga bagian dari proses yang dikerjakan oleh core lain. Contoh, sebuah core mengerjakan proses dekompile file dan core yang lain mengerjakan kompilasi file. kedua tugas tersebut adalah berbeda sehingga tidak dibutuhkan komunikasi antar core. Namun umumnya prosesor dengan jumlah core yang lebih banyak memiliki performa yang lebih baik, tetapi biasanya hal ini juga diikuti dengan konsumsi daya listrik yang tinggi.

Berapa Jumlah Core Yang Cocok Untuk Bermain Game?
Umumnya game saat ini menuntut pemrosesan data yang tinggi, sebagai contoh kita akan membandingakan game jaman dulu dengan yang sekarang, Game jaman dulu memiliki resolusi layar yang kecil sekitar 400x600 pixel dan sekaran umunya sekitar 768x1366 pixel hal ini membuat pihak pembuat game akan memasang textur gambar yang lebih besar, selain itu juga lebih banyak gambar-gambar yang harus di muat dalam satu layar. Sehingga CPU dituntut dapat melakukan banyak dekompile file. Umunya CPU dengan jumlah 4 core sudah mampu memainkan game-game terbaru dengan performa yang bagus, bahkan jika prosesor tersebut berumur tua, seperti Core2Extreme, Core2Quad, AMD Penom x4. Namun akan lebih baik jika anda menggunakan prosesor terbaru dan memiliki 4 core keatas.

Jumlah 4 Core pada prosesor tidak termasuk kelancaran dalam melakukan Video Capture, Video Capture merupakan sebuah fitur untuk merekam kegiatan gaming selama permainan dan biasany dipakai oleh gamer untuk merekam kegiantan gamingnya, fitur ini telah tersedia pada XBox One dan PS4. Jika anda ingin melakukan video captur sebaiknya pilihlah prosesor dengan 8 otak.

Apa Fungsi Dari VGA Card
Fungsi CPU atau Prosesor adalah melakukan tugas-tugas logika dasar, seperti kompilasi, dekompilasi, eksekusi program. Sedangkan GPU pada graphic/VGA card adalah bertugas untuk melakukan pekerjaan yang berkaitan dengan grafis. seperti pemetaan texture, render poligon, operasi Matrix dan Transformsi semua yang berkaitan dengan perhitungan grafis akan dikerjakan oleh GPU. Sehingga setelah membaca Artikel saya ini anda jangan terfokus pada Prosesor saja tetapi juga VGA Card, Anda bisa melihat artikel mengenai VGA Card Untuk Gaming Di Sini.

Tips Memilih Prosesor AMD APU Untuk Gaming
AMD telah mengeluarkan produk prosesor bernama APU (Accelerate proccessing Unit), produk ini mengabungkan CPU dan GPU dalam satu prosesor, sehingga prosesor apu dapat memainkan game lebih lancar dibanding dengan prosesor non-APU walaupun tanpa VGA Card. Dari pengalaman saya menggunakan prosesor APU, sebaiknya gunakan model seri A8  keatas. ini karena ketika saya menggunakan prosesor APU model A6 6400 untuk memainkan game PES2016 ternyata masih terasa lag, namun ketika menggunakan APU model A8 6600 game PES2016 berjalan lebih lancar tanpa lag.

Tips Memilih Prosesor Bersocket 775 / 771 Untuk Gaming
Ini merupakan prosesor yang jadul dan sudah ketinggalan jaman, namun jika anda memiliki budget yang terbatas prosesor ini masih memberikan solusi. Ada beberapa prosesor dari socket tersebut yang masih layak pakai untuk memainkan game terbaru, contohnya Core2Quad, Core2Extreme, dll. Untuk prosesor seri Core2Quad pilih dengan fitur VT (Virtualization Technology), dan semua seri Core2Extreme, prosesor C2Q tanpa fitur ini terasa kurang cocok untuk memainkan game terbaru. Sedangkan untuk socket 771 contoh Xeon pilih dengan 4 core prosesor.

Tips Memilih Prosesor Bersocket 1155 Untuk Gaming
Untuk prosesor bersocket LGA 1155 sangat mudah, semua seri core i5 dan i7 cocok untuk memainkan game terbaru. Selain itu socket lga1155 juga terdapat prosesor Xeon E dan semua prosesor Xeon untuk socket ini juga bisa memberika pengalaman gaming yang baik.