Perbedaan Perbandingan AMD FreeSync Dan nVidia G-Sync Dukun Tekno

Perbedaan Perbandingan AMD FreeSync Dan nVidia G-Sync



Apa Tujuan Diciptakanya Kedua Teknologi Ini?
Ada ketidak samaan gambar antara Frame Rate yang dikirim dari perangkat mesin grafis GPU (Graphic Processing Unit) dengan Refresh Rate yang akan ditampilkan oleh layar monitor, pada monitor kita melihat ada sebuah satuan dengan nomor seperti ini 50Hz, 60Hz, 70Hz, dan seterusnya. Nomor tersebut adalah jumlah gambar yang akan di perbaharui oleh layar (istilah umunya refresh rate), contoh saja monitor dengan 60Hz maka monitor tersebut akan mampu menghasilkan gambar 60 kali per detiknya. Sedangkan Frame rate adalah jumlah gambar yang dihasilkan oleh mesin render grafis, masalahnya GPU tidak terus menghasilkan gambar dalam jumlah yang sama dalam satu detik, terutam jika GPU sedang over process.
Terjadi Efek Robek
Akibat dari jumlah frame yang tidak cocok dengan jumlah refresh rate.
Nah disinilah kedua teknologi tersebut dibuat, yaitu untuk menyikronkan jumlah FPS (Frame Per Secon) yang dihasilkan oleh GPU dengan Refresh Rate yang dihasilkan oleh Monitor. Sehingga FreeSync ataupun G-Sync merupakan teknologi yang ditunjukkan untuk menangani masalah pada Refresh rate yang tidak akurat. Kedua teknologi bekerja dengan memungkinkan monitor untuk me-refresh warna pada seluruh permukaan monitor secara dinamis, misalnya 60 kali setiap detik untuk monitor 60Hz atau 120 kali setiap detik untuk monitor 120Hz. Caranya adalah bahwa monitor hanya akan malakukan refresh bingkai setiap kali ada bingkai yang dikirim dari GPU, artinya GPU lah yang mengontrol rete pada monitor. Sehingga refresh rate monitor selalu cocok dengan frame rate yang dikirim dari GPU.

Cara Kerja Keduanya
FreeSync dan G-Sync berbeda dalam beberapa cara. FreeSync didasarkan pada Adaptive-Sync standar terbuka di DisplayPort 1.2a dan versi dengan controller terintegrasi dalam prosesor grafis AMD. Sementara G-Sync bergantung pada apa yang disebut modul G-Sync. Sebuah chip yang akan tertanam ke dalam mobo display. Modul ini menangani koordinasi antara kartu grafis dan monitor, pekerjaan yang ditangani langsung oleh display controller terintegrasi dari GPU dengan pelaksanaan AMD FreeSync.

Jadi G-Sync membutuhkan hardware tambahan selain kartu grafis dan monitor. Sayangnya modul G-Sync tidak murah, Ini didasarkan pada FPGA reprogrammable dan memiliki frame buffer terintegrasi yang membuat perangkat monitor dengan modul G-Sync menjadi lebih mahal. G-Sync juga mensyaratkan bahwa pembuat monitor untuk membayar biaya lisensi kepada Nvidia untuk mengintegrasikan teknologi ini di monitor mereka. Akibatnya harga monitor tanpa dukungan teknologi FreeSync dan G-Sync akan memiliki selisih harga $100 lebih murah. Contohnya adalah Acer model XG270HU yang harganya $100 lebih murah dibandingkan Monitor G-Sync saudara dengan model nomor XB270HU.

Karena G-Sync tidak bergantung pada display controller terintegrasi di dalam GPU tetapi lebih pada Modul G-Sync. Ini berarti bahwa teknologinya menjadi kompatibel dengan kartu grafis yang lebih tua juga. Nvidia mengatakan, G-Sync kompatibel dengan sebagian besar seri kartu grafis GTX 600 keatas. Sedangkan AMD FreeSync, Karena ketergantungan FreeSync pada kontroler layar terintegrasi teknologi akhirnya menjadi hanya kompatibel dengan GPU yang lebih baru oleh AMD. Namun, AMD juga mengatakan bahwa semua GPU masa depan dari AMD akan mendukung teknologi FreeSync.

Sumber: AMD, NVidia